Posts

Showing posts with the label children's playground

Soliloqui Seorang Anak Kecil

Image
Itu adalah Jumat pagi yang sejuk dan damai. Sebetulnya. Hingga tangisku yang menggelegar—seperti biasanya—pecah dan membangunkan adik bayi. Para Orang Dewasa kemudian jengkel. Sebab sebagaimana kau tahu, anak kecil yang menangis adalah gangguan. Apalagi jika suaranya kencang, panjang tak terputus. Memang begitu gaya tangisku. Tangis yang membuat semua orang ingin berpaling sebab suaranya menyebalkan. Tapi tangis tetaplah tangis. Aku menangis sebab aku sedih. Aku menangis kerap kali karena aku kecewa. Kecewa pada diriku sendiri yang tak mampu mengendalikan diriku. Sementara, para Orang Dewasa semua menuntutku untuk segera diam. Bagaimana caranya untuk menghentikan tangis ini? Bagaimana cara agar aku tidak sedih lagi? Adakah cara supaya aku bisa tertawa dan bermain lagi? Tahukah kalian, para Orang Dewasa? Maukah kalian memberitahuku bagaimana caranya? Sayangnya, mereka, para Orang Dewasa, kerap tak menemukan cara yang tepat untuk memberitahuku. Untuk menunjukkan ...

Parenting Quote

"Don't treat your child as they are children of all time."

Sleepy head says...

Image
(picture from here ) My current favorite thing is bedtime with the kids (hellaw all the sleepy heads out there!). I love being on the bed with a clean and neat sheet, and of course laying-laughing with them. Yes, the bed should be clean and the sheet should be neat--with a little pull here and there.  I feel so peacefully that way. But this (sleeping with two kids beside me) won't happen if my husband is at home. Our bedtime formerly is separated and take much time longer because we have to wait for him arrived home (having his dinner and take a bath). If lucky, he could join us and have a little time together. Without their father, I can manage the bedtime earlier. But first, I have to make sure my daughter's homework has finished and ask her to brush her teeth quickly. Then make the bed and get some bottles of milk for the boy. So the bedtime is still around thirty past eight, or at nine on the weekend. When two kids sleeping aside, it takes some time to ...

Talking about education (again)

Image
Gaya banget, ya. Bacain temennya buku cerita, padahal sama-sama blom bisa baca tuh :)) It started when I want to get some worksheet about “sorting numbers” . Soalnya pas Chiya kasih lembar ulangan harian matematikanya, dia banyak salah di materi itu. Karena saya pengen dapet worksheet yang bagus, jadilah saya googling. Tapi ternyata susah. Di beberapa website yang biasa saya sambangi buat cari worksheet, gak ada. Di beberapa situs lain juga gak ada. Mulailah saya curiga: sebetulnya materi ini diajarkan di luar nagari sana gak sih?   Well, since I’m not a pro for the expensive schools, no offense ya buat yang nyekolahin anaknya di sekolah mahal. We have to agree to disagree first :)   Googling worksheet pun berakhir dengan browsing materi belajar first grade di luar nagari. Iseng, saya coba search juga tentang “ when do kids learn substraction ”. Jawabannya hampir serempak: third grade. Jadi, ada perbedaan nih. Pertama , di sana tidak diajarkan untuk mengurutkan bi...

Sekolah, Pekerjaan Rumah dan Tugas Orang Tua

Belum lama ini saya join grup BBM (BlackBerry Messenger) khusus orang tua murid di kelasnya Chiya. Informasi yang saya dapat antara lain info PR, kegiatan, dan pengumuman-pengumuman. Karena saya tidak bisa antar-jemput Chiya (selain itu saya bukan tipe ibu yang rela sebagian waktu digunakan hanya untuk nungguin anaknya sekolah), jujur saja saya merasa banyak terbantu karena join grup itu. Saya jadi update info terbaru, sampai keluhan-keluhan para ibu soal PR dan ulangan. Sebagai informasi, Chiya tidak bersekolah di sekolah negeri. Kebijakan yang memprioritaskankan anak usia tujuh tahun untuk sekolah di sekolah negeri, membuat Chiya (yang kala itu masih enam setengah tahun) harus mencari sekolah swasta. Sekolah swastanya pun bukan sekolah yang mengadaptasi kurikulum internasional blablabla. Sekolah itu adalah milik yayasan institusi militer yang kami pilih karena dekat dengan rumah. Selain itu, sekolah ini hanya bergabung dengan TK saja. Tidak dengan jenjang SMP apalagi keroyokan den...

Buku, cerita, dan Chiya

Image
Sekarang, hampir tiap mau tidur, Chiya menagih untuk diceritakan sesuatu. Biasanya dia yang memilihkan tokoh utamanya; segala jenis binatang. Sebab dalam referensi "ke-binatang-an"nya tak ada diferensiasi seperti binatang buas, jelek, liar, atau bagus. Menurutnya semua bisa dijadikan tokoh untuk memerankan peran utama. Mulai dari tokek, jangkrik, belalang, kecoa sampai nyamuk. Namun bukan berarti binatang familiar lain macam ikan paus atau kura-kura tak disebutnya. Mungkin binatang-binatang kecil-kecil itu sebagai komplemen, agar ia tak bosan. Masalahnya, kami bercerita tidak merujuk pada buku apapun alias improve dewe!! Kalau dulu ia hanya minta cerita sebelum tidur malam, nah belakangan ini sebelum tidur siang juga. Untung kami tidak pernah kehabisan ide. Hampir semua cerita ada pesan moralnya. Meski ga sepenting "mengamalkan Pancasila". Hehehe... Nah, kalau dipikir-pikir ke belakang, minatnya untuk mendengar cerita ternyata dimulai ketika ...

Bocoran Menu untuk Bekal Sekolah

Image
[Mau resep yang lain? S ila cek Cookpad saya , ya.] Here we go !! This is my favorite part . Dulu, waktu masih full time mom saya amat mendambakan momen di mana saya harus memasak dan menyiapkan bekal untuk sekolah Chiya. Juga momen mengantar-jemput. (Kecuali rumpi sama ibu-ibu yaaa... Itu pengecualian.) Dulu, selama Chiya belum sekolah (sementara semangat ini menggebu-gebu), saya senang mengumpulkan buku-buku resep khusus cemilan untuk anak-anak atau resep-resep bekal sekolah. Sampai sekarang, ada sekitar 4 atau 5 buku resep. Dan saya sukaaa sekali! Suka bolak-balik bukunya, bukan masaknya, hahaha! Sebab, kalau mengamati perangai Chiya yang kerap “uek” kalau ketemu makanan (terutama yang fully fat atau dairy product ), saya agak tidak PD untuk masak makanan yang ada di resep-resep itu. Takut dia “uek”, hehe... Nah, untuk kali ini, tidak ada ampun, deh. Saya mau tak mau harus mencoba resep-resep itu dan Chiya mau tak mau dibawakan bekal dengan menu “aneh-aneh”. Yah, kami sama-sam...

Chiya's First Day School

Image
Well, my lil daughter is getting big . Salah satu parameternya tentu saja: sekolah. Sebuah institusi formal yang bisa membuat seseorang menjadi “dewasa” karena educated . Dan dia, sudah jadi “anak besar Bunda” sejak dua hari yang lalu. Saya sendiri tidak begitu “ngeh” kalau dia benar-benar jadi anak sekolahan sampai hari Minggu kami serumah riweuh menyiapkan perlengkapannya untuk pergi ke sekolah. Haha, engga juga sih... Kalau ditanya, memang perlengkapan sekolahnya apa saja sih? Jawabannya: hmm... apa yaa?? Soalnya, tas sekolah, dia masih punya dua tas baru hadiah ulang tahun dan satu tas yang dipakai untuk belajar tiap hari. Alat tulis seperti pensil warna dan tempat pinsil, juga sudah ada. Lemgkap ada di tas belajarnya itu. Dan semua masih layak pakai. Sepatu, sudah dibelikan jauh-jauh hari dan sudah pernah dipakai. Jadi, tidak bisa dibilang baru juga kan?   Entah kenapa, dia begitu bersemangat ketika dia tahu hari Senin besok adalah hari pertamanya bersekolah. Momen itu mengin...

Tantrum: how to deal with...

"Engga mau! Pokoknya aku mau sekarang!!" Wiuh... Ngeri banget deh... Kalimat di atas itu, mengutip apa yang pernah dilakukan Chiya, putri saya. Ketika pada kondisi ini, dia betul-betul berontak, berteriak dan sama sekali tidak bisa dibujuk. Hal ini belum lama terjadi dan itu adalah pengalaman pertama kali sejak kami menjadi orang tuanya. Kami sebagai orang tuanya pun bahkan heran: mengapa ia yang biasanya bisa dibujuk dan diberitahu secara halus, sama sekali tidak tergoyahkan? Sama sekali tidak mau mendengarkan kami, menatap mata kami, dan bersikukuh dengan keyakinannya sendiri. Bingung kan? Okay ... Ketika pada momen itu, saya pun merasakan bingung yang mungkin cenderung pada perasaan kecewa. Mungkin saya kecewa karena Chiya tak lagi "manut" seperti dulu. But well, life goes on and she's turned to be a big girl . Mau disadari atau tidak, mau diterima atau tidak, sebetulnya pertentangan macam itu pasti muncul. Pasti ada. Namanya juga manusia, ya. Harus diakui...